Bagaimana Pola/Strategi Perekrutan Reviewer dan Editor Jurnal Internasional?

Peer-Reviewers suatu jurnal bersifat dinamis, bisa kapan saja merekrut Peer-Reviewers yang sesuai dengan topik manuscript yang akan direview. Dalam proses peer-review, biasanya Editor in Chief atau Associate Editor biasanya akan mengundang anggota Editorial Board untuk mereview manuskrip, atau mengundang anggota Peer-Reviewers untuk mereview manuskrip tersebut.Editor in Chief atau Associate Editor […]

Continue reading »

Kelembagaan Penerbit Jurnal dan Asosiasi Profesi Ilmiah sebagai Penerbit Jurnal Ilmiah

Lembaga Penerbit jurnal ilmiah yang dapat diakreditasi harus merupakan lembaga/institusi yang jelas dan kredibel, mempunyai legal formal, dan bertempat di Indonesia. Nama lembaga penerbit (di Indonesia) seharusnya tertulis jelas dan eksplisit di deskripsi jurnal di halaman depan (Home) website. Nilai tertinggi diberikan kepada penerbitan jurnal ilmiah oleh kerjasama organisasi profesi […]

Continue reading »

Pengelolaan Peer-Reviewer Jurnal Ilmiah dan Pentingnya Sertifikat Ucapan Terima Kasih

Peer-Reviewer jurnal ilmiah bersifat “dinamis”, berbeda dengan Editorial Board. “Dinamis” artinya bisa bertambah Reviewer baru ketika diperlukan oleh Editor. Editorial Board bersifat tetap pada periode waktu tertentu (dievaluasi tiap 2-3 tahun sekali). Peer-Reviewer berbeda dengan Editorial Board, oleh karenanya halaman website Editorial Board dan Peer-Reviewer dibuat terpisah. Dalam proses peer-review, […]

Continue reading »

Kelengkapan Item Publication Ethics menurut Standar COPE (Committee on Publication Ethics)

Jurnal HARUS mempunyai kebijakan tentang Publication Ethics dan HARUS dijelaskan di website jurnal.Kebijakan tentang Publication Ethics ini HARUS mengikuti standar-standar Committee on Publication Ethics (COPE) (10 klausul utama) (URL: https://publicationethics.org), meliputi: Allegations of Misconduct Authorships and Contributorship Complaints and Appeals Conflict of Interest / Competing Interests Data and Reproducibility Ethical […]

Continue reading »

Bagaimana Jika Jurnal Berganti Nama Jurnal?

Jika suatu jurnal mengalami pergantian nama jurnal karena suatu sebab, misalnya perubahan dari nama jurnal berbahasa Indonesia menjadi berbahasa Inggris, atau memang mau berganti nama yang lain, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dipahami oleh para Pengelola jurnal (disarikan dari beberapa best practice di beberapa publisher ternama), antara […]

Continue reading »

COPE #2. Authorship and contributorship

Journal clear policies (that allow for transparency around who contributed to the work and in what capacity) should be in place for requirements for authorship and contributorship as well as processes for managing potential disputes. View all authorship and contributorship of article by COPE: https://publicationethics.org/guidance?classification=2772  

Continue reading »

COPE #1. Allegations of misconduct

Journals should have a clearly described process or policy for handling allegations, however they are brought to the journal’s or publisher’s attention. Journals must take seriously allegations of misconduct pre-publication and post-publication. Policies should include how to handle allegations from whistleblowers. View all allegation of research misconduct by COPE: https://publicationethics.org/guidance?classification=2771  

Continue reading »

Principles of Transparency and Best Practice in Scholarly Publishing (Journal Website)based on COPE Standard

DOI: https://doi.org/10.24318/cope.2019.1.12https://doi.org/10.24318/cope.2019.1.12 Website: A journal’s website, including the text that it contains, shall demonstrate that care has been taken to ensure high ethical and professional standards. It must not contain information that might mislead readers or authors, including any attempt to mimic another journal/publisher’s site. An ‘Aims & Scope’ statement should […]

Continue reading »

Faktor Dampak dan h-indeks untuk Menilai Kinerja Jurnal

Pengukuran kinerja jurnal atau monitoring dampak jurnal adalah suatu cara memantau kinerja jurnal dengan meninjau dampak terhadap masyarakat atau ilmu pengetahuan yang diakibatkan oleh terpublikasinya artikel-artikel dari suatu jurnal, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Beberapa hal tersebut yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja jurnal, antara lain: Kerjasama (Collaboration): Seberapa besar […]

Continue reading »

Impact Factor, SJR, SNIP, and CiteScore

(Sumber: berbagai sumber di website Scopus FAQ dan Clarivate Analytics) The Journal Impact Factor (JIF) is defined as all citations to the journal in the current JCR year to items published in the previous two years, divided by the total number of scholarly items (these comprise articles, reviews, and proceedings […]

Continue reading »
1 2